Pengaruh Meningkatnya Kepemilikan Asing pada Aset Total Bank Terhadap Kinerja Bank Swasta Nasional di Indonesia.

Kebijakan pemerintah pasca krisis perbankan 1997 yang semakin membuka jalan liberalisasi dalam sektor finansial berpengaruh besar bagi perkembangan sektor perbankan di Indonesia. Investasi asing menjadi salah satu sumber pembiayaan utama dalam sektor perbankan. Perusahaan asing menjadi salah satu pihak yang berperan besar dalam sektor perbankan nasional melalui kepemilikan saham perbankan. Kepemilikan pihak asing terhadap aset perbankan nasional didukung oleh peraturan pemerintah RI nomor 29 tahun 1999, yang memperbolehkan pihak asing untuk menguasai saham bank umum hingga 99 persen. Dengan dikeluarkannya peraturan tersebut, semakin memberikan kemudahan bagi  pihak asing untuk mendominasi perbankan di Indonesia.

 

Masuknya investasi asing dalam industri perbankan, khususnya bank-bank swasta di Indonesia tentunya mempengaruhi kinerja industri perbankan di Indonesia, khususnya terhadap bank-bank swasta nasional yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh pihak asing. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kepemilikan asing pada bank domestik di negara–negara berkembang berperan penting dalam meningkatkan produktivitas bank tersebut. Apakah hal tersebut juga berlaku pada industri perbankan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan